Tag Archives: puisi

DI TANAH SENDIRI

Standar

Semudahnya kita dalam memporak-porandakkan pengertian
Kita ingin saling mengerti satu sama lain
Tapi kepala kita begitu banyak
Terpencar dalam budaya, bahasa dan tradisi yang berbeda
Sehingga begitu cepat viral meluapkan emosi
Ingin menunjukkan bahwa kita adalah tuan di sini

.

Bersyukurlah kita berdiri di tanah sendiri
Tanpa harus tahu bagaimana berada di ruangan sempit
Di tanah bukan milik kita yang semua serba di atur sehingga pikiranpun dipersulit
Tanpa harus khawatir langkah -langkah kita terus diawasi
.
#Puisi_Nadwie

Iklan

Ketika wawancara hati dimulai

Standar

15

Semenjak kapan aku berubah pikiran? menggantikan hari yang kelam dengan sejuta warna yang terang. Aku telah lama memikirkanya, bertahun-tahun ku lalui. Aku tak ingin setengah-setengah, bagaimana cara untuk memperbaiki hati.

Aku tengah mewancarai hatiku sendiri. Dilema merebut tempat didalam rongga pikiran. Aku terus memperhatikan orang yang lalu lalang setiap hari, berjalan menyusuri hidup. Memperhatikan gadis-gadis atau wanita-wanita yang telah berkerudung. Membatin, mempertanyakan diriku sendiri : Apakah ini yang ku mau?

Disaat melihat seorang wanita berkerudung dengan pakaian kaos dan celana ketat. Tidak!!! Teriakku dalam hati. Suatu saat aku tidak sengaja memperhatikan seorang wanita dengan cantiknya berkerudung, akan tetapi dibalik kerudungnya aku dapat melihat tekuk lehernya, dan akupun bertanya  : Apakah ini yang aku mau? Tentu tidak!!! Jawabku. Apa yang ingin kumau? Aku belum siap untuk mengenakannya dengan sempurna karena hatiku pun belumlah sebaik orang yang ada dipikirkan mereka.

Ya Rabb, berilah aku petunjuk-Mu..

Banyak hal yang kupertimbangkan,

Aku tak ingin setengah-setengah, disatu sisi dimana bagian tertutup longgar akan tetapi dibagian lain tertutup tapi melekat ketat..

Aku terus berupaya berargumentasi dengan hati dan pikiran yang tak sejalan dan tak searah. Dan harus kumulai darimana dan kapan aku harus memutuskannya?
Pergulatan yang sengit dan memakan hari, minggu, bulan bahkan tahun demi tahun.

Tak mudah memang!!..

Hingga aku terus berbicara tak pernah putus, mewancarai hati seperti tak kenal waktu.
Aku terus bertanya dan menjawabnya sendiri. Bertanya dan bertanya..
Banyak pertanyaan yang diajukan kepada diriku sendiri, dan aku harus menjawabnya berulang kali.

Ini adalah jalan yang aku pilih untuk selamanya. karena aku tahu ini merupakan kewajiban sebagai muslimah, apapun itu harus kulakukan dan seiring untuk terus memperbaiki diri dan tentunya hati ini.

Akhirnya aku mengambil keputusan ini,
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Karena aku percaya :
“Hasbunallah wa ni’mal wakil,
Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung”

Aku berhijab memenuhi syariah

#catatan_nadwie

my signature 3

 

 

 

Jangan Tertelan Mentah

Standar

Ketika kita tidak bisa berkata panjang lebar,

Karena kesekian patahan waktu yang amat terbatas,
Engkau melangkah di antara jalan yang datar,
Dengan hati yang panas..

Sejukkan lah hatimu dengan kelembutan malam,
Guyurkan semua keluh kesah mu dalam hujan,
Hingga luruh terbawa jangan tertahan kelam,
Jangan merugi karena reaksi orang yang engkau selalu telan..

Ingatlah itu..

my-signature-35

Beep Beep Boop!!!Beep Beep Boop!!!

Standar

biibSuara perlahan, semakin kencang
Beep Beep Boop!!!Beep Beep Boop!!!
Suara mengertak kencang diatas kasur, dibuatnya aku tersadar dalam kelip mata yang masih lelah..
lalu.. HENING ..

Beep Beep Boop!!!Beep Beep Boop!!!
15 menit mengingatkan, tangan mencari asal suara

Beep Beep Boop!!!Beep Beep Boop!!!
Beep Beep Boop!!!Beep Beep Boop!!!

Lelah masih berkecamuk, tubuh terasa melayang
Kerongkongan serat, mata bundar dalam kehitaman

Beep Beep Boop!!!Beep Beep Boop!!!
Beep Beep Boop!!!Beep Beep Boop!!!

Arrggghhhh!! mana alarmnya!!!
Beep Beep Boop!!!Beep Beep Boop!!!
Beep Beep Boop!!!Beep Beep Boop!!!

”HENING”
Hancur berkeping-keping
”HENING”

my-signature-35

..TAK SEKEDAR TEORI BERSUARA..

Standar

Kau tak kan pernah tahu apa yang ku mau
Karena dalam diam aku berkata
Dalam sepi aku bercerita

..Tak sekedar teori bersuara..

Tahukah engkau?

Aku bahagia saat pejamkan mata
Aku tenang dalam pelukan malam

Dan engkau tak perlu khawatir,

Aku akan berlari mengejarmu
Aku akan terbang menggapaimu
Dalam rindu yang bersemayam di jiwa
Dalam nyata yang hanya sebentar di dunia
Image

>Aku adalah Manusia Sombong<

Standar

Saat ini aku hanya bisa diam dan mencoba ber-muhasabah, karena aku masih tak layak dikatakan baik. Aku tak berani lagi menilai orang lain secara terang, dan menggiring banyak opini untuk berpihak di sisiku. Padahal belum tentu aku berada di posisi yang benar dan paling baik diantara mereka.

Aku  masih mempunyai sifat sombong, karena sudah meremehkan, membisikan suatu opini  & sudah menilai bahwa yang dilakukan orang itu adalah salah.

Aku masih sombong  😦

..Aku ingin diam, dan aku ingin meminta ampun kepada Allah hanya dalam keadaan diam..

Karena ini antara aku dan Tuhanku

tawadhumy signature 3