“Tidak Perlu Menunggu”


hijab old_new

Mungkin kisah yang akan ku ceritakan ini hampir sama dengan kisahku sebelumnya ( di Facebook – In Shaa Allah akan kuceritakan juga di Blog ini🙂 ) .Dimana kisah ini adalah kisah seorang hamba yang sedang berusaha ” memperbaiki hubungannya dengan Sang Maha Pencipta”.

Singkat cerita : Sewaktu kuliah aku pernah mengatakan kepada istri seniorku yang saat itu sudah berjilbab sesuai syariat Islam. : “Aku ingin memakai jilbab, tapi aku akan memakai jilbab jika aku mendapatkan suami yang baik”.

Kemudian waktu terus bergulir, kejadian silih berganti menggantikan musim yang naik turun hadir di dalam kehidupanku berkali-kali.

Alhamdulillah, aku mendapatkan hidayah untuk memakai jilbab.  Prosesnya pun cukup panjang, penuh pemikiran serta pertimbangan kurang lebih selama 2 tahun. Selama itulah aku mengamati dan mempelajari orang-orang yang memakai jilbab. karena :

-Aku tidak ingin memakai jilbab karena mode.
-Aku tidak ingin memakai jilbab dengan pakaian yang seksi atau masih memperlihatkan lekuk tubuh.
-Aku tidak ingin memakai jilbab dengan pakaian transparan.
-Aku tidak ingin memakai jilbab yang tidak menutupi dada dan lain-lain.

Alhamdulillah, aku tidak perlu menunggu menikah untuk memakai jilbab.
Alhamdulillah, aku tidak perlu menunggu mendapatkan suami yang baik untuk memakai jilbab.
Alhamdulillah, aku tidak perlu menunggu tua untuk memakai jilbab.

Alhamdulillah, karena aku masih diberikan kesempatan untuk memperbaiki hati dan juga diri ini.
Alhamdulillah.. Alhamdulillah..Alhamdulillah..

Alhamdulillah, setelah berjilbab : Aku memang mendapatkan suami yang baik hati🙂

» Jangan menunggu bahagia, baru tersenyum…
» Tapi tersenyumlah, maka kamu akan bahagia…

» Jangan menunggu kaya, baru mau beramal…
» Tapi beramallah, maka kamu semakin kaya…

» Jangan menunggu termotivasi, baru bergerak…
» Tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi…

» Jangan menunggu dipedulikan orang baru anda peduli…
» Tapi pedulilah dengan orang lain. Maka anda pasti akan dipedulikan…

» Jangan menunggu orang memahami kamu, baru kita memahami dia…
» Tapi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu..

» Jangan menunggu terinspirasi, baru menulis…
» Tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu…

» Jangan menunggu proyek, baru bekerja…
» Tapi berkerjalah, maka proyek akan menunggumu…

» Jangan menunggu dicintai, baru mencintai…
» Tapi belajarlah mencintai, maka anda akan dicintai…

» Jangan menunggu banyak uang, baru hidup tenang…
» Tapi hiduplah dengan tenang, maka bukan hanya sekadar uang yang datang, tapi damai sejahtera…

» Jangan menunggu contoh, baru bergerak mengikuti…
» Tapi bergeraklah, maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti…

» Jangan menunggu sukses, baru bersyukur…
» Tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu…

my signature 3

~ by nadwie on April 2, 2013.

One Response to ““Tidak Perlu Menunggu””

  1. Menunda Kebaikan, Menyia – Nyiakan Waktu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: