“KuninG bukan KunanG”


..Redup sedap malam, saat kunang-kunang berdansa
Dengan janji-janji yang terbungkus kabut nuansa
Dan diantara pengaruh sensasi gulita
Mereka terlelap penuh mimpi membahana semesta..

Kuning dalam kunang memandang lurus kedepan, menghirup udara malam perlahan dan kemudian memandangku penuh ragu.

“Jika aku terbang diantara satu musim yang berkembang, dimana tidak ada matahari dan sinar yang gemerlap.  Apakah engkau tetap pada pendirianmu : Untuk selalu menungguku tanpa lelah?

Cahaya-cahaya tentunya tak selalu menemani diriku tuk mengepakan sayap setiap saat, walau hanya sekedar memberikan tanda jika aku telah hadir disisi untukmu.

Aku akan selalu mengikuti gelombang dimana akan berlalu sesuai permintaanku, yang kadang pula aku harus meminjam cahaya bulan untuk menjagamu.

Namun,engkau tak perlu resah ataupun takut merasa ditipu. Tak semua hadir disini untuk menganggumu. Teruslah berharap diatas tanah atau rerumputan luas dengan memandang lepas ke langit, sinar dingin nan kemilau yang engkau harapkan, lamban laun akan datang dan memberikann respon dengan pancaran cahaya lain yang dimilikinya, Ia kan memberikan isyarat cinta kepadamu. Jikalau Ia memiliki pertanda serius terletak, Ia akan mengeluarkan cahayanya yang kuat dan tegas, tak segan Ia akan segera membawamu kepelaminan tanpa proses yang panjang dan berbelit.

Yang perlu engkau ingat, aku bukan kunang-kunang di alam lepas sana, yang engkau lihat saat ini. Dipelataran luas ilalang, dengan teras berornamen kuno disekitar, hingga terasa membaurkan suasana tempo dahulu kembali merasuki.

Aku bukanlah kunang-kunang betina yang setelah proses perkawinan, betina langsung memakan sang kekasihnya yang telah membuahi sel telurnya. Bukan-bukan itu!! Kuning, Tidakkah engkau mengerti apa yang termaksud perkataanku tadi??”

~ by nadwie on July 2, 2012.

5 Responses to ““KuninG bukan KunanG””

  1. Dan aku juga bukanlah kumbang kuning yang senantiasa selalu mengagumimu siang dan malam, karena terhipnotis harum bunga yang engkau tanam.. “Thanks all coz of liking my posting”🙂

    • Kuning Bambo, sudah menjadi arus perubahan “Redesign The World With Bambo” 1- 8 Desember 2013, akhir tahun ini…

      Kunang Kunang adalah salah satu Kumbang Bambo
      Kumenembang Keheningan dalam Bambo
      Kumenembang Bambo dalam Keheningan

      Keheningan Bambo Sungguh Menggembirakan
      Keheningan Bambo Sungguh Membahagiakan
      Keheningan Ku dan Ning Ku Sungguh Mencerahkan

      Akal Budi Ku Ning Mahkotanya Manusia
      Sastra Ku Ning Mahkotanya Bahasa
      Aksara Ku Ning Mahkotanya Budaya

  2. Kuning bukan Kunang
    Kukuh nang ning bukan sekedar Ku mengenang
    Kukuh nang ning makanya aKU bisa tenang

  3. Kuning bukan Kunang
    menemukan diri dalam keheningan
    bukan menemukan diri dalam ketenangan

    Kuning bukan Kunang
    menjadi diri dalam keheningan
    bukan menjadikan diri dalam ketenangan

    Kunig bukan Kunang
    menemukan keutuhan dalam keheningan
    bukan menemukan keutuhan dalam ketenangan

    selama masih dalam penantian dan seribu hari,
    seribu tahun, Kukuh Nang Ning Bukan Kukuh Nang Nang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: