Cinta pencari Rindu


Di sela-sela pembicaran antara awan dan langit,
Bumi dan manusia..

Malam semakin larut, angin meniup leluasa disekitar alam.. menusuk terasa dingin.
Dan seruput kopi terdengar pelan ketika aku meminumnya, itupun terasa dingin.

Aku terus menerawang melihat ke sekeliling, terlihat remang dan bergoyang,
hingga wajahnya sekelebat terpampang dan suaranya terngiang.

Aku mencintainya, tapi kusaksikan kisah cinta kami membisu.
Diam..tak beraroma ketika engkau memakan sepotong kue coklat.
Tenang..tak berasa ketika engkau meminum segelas jus strawberry yang pekat.

Aku mencintainya, entah sosok yang ku yakini sebagai kekasihku.
Wajahnya tak sejelas ketika engkau melihatnya dari jarak 1 meter didepan
Suaranya tak terdengar ketika engkau mendengarkannya dari jarak 50 sentimeter disamping jalan

Didepan dan disamping kehidupan..

Aku menghirup udara, menikmati detik tiap detik,
Menyentuh malam yang semakin temaram, memeluk dekap perasaan,
Yang lama semakin cinta dan merindu perlahan..

Aku mencintainya ;
dia yang tak terbayang,
dia yang tak pernah ada

Entah dimana, aku akan setia menunggumu..

~ by nadwie on June 2, 2012.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: