Cerita Resapan #8 (ketika hujan): PengHujaT HujaN!!


Terlihat titik dalam gelembung permukaan
Atmosfer terhirup memberikan kehidupan
Untuk menghembuskan nafas-nafas yang menanti di dalam dan permukaan tanah
..Kemudian..
Partikel-partikel hujan bernyanyi beriringan mengeluarkan lagu yang hanya bisa di dengar
Oleh yang mereka yang merasakan ‘Rindu”
Menghinoptis dengan irama resonansi yang memberikan sejuta inspirasi

Dan butiran hujan pun mulai menampakan kumpulan yang beriringan
Dan mulai memainkan sejenis musik alam untuk bersenandung,
Yang terus berputar dalam daur yang seimbang..

Seketika mereka menghujat!!
Untuk para PenghujaT HujaN
Apakah mereka akan kekeringan bersama rumput yang gersang dan pohon-pohon yang tumbang?

~ by nadwie on October 9, 2010.

4 Responses to “Cerita Resapan #8 (ketika hujan): PengHujaT HujaN!!”

  1. Kemarin aq rasakan
    Sekarang tidak lagi,
    Karena dia lebih mencintai kemarau daripada aku..
    Dan aku berhenti bernyanyi..🙂

    Bagus bgt,🙂

    • Humm..
      Walau bergulir air dalam genangan mencoba berteriak kecil
      Dan hati terasa semakin ditinggalkan ,
      Kenapa tak mencoba bersenandung di dalam hati?

      Makasi😀

  2. ahh, hujan…

    sore ini kau datang lagi

    setelah beberapa hari aku merindukanmu

    apa kabar hujan?

    *mbak, pinjem kata-kata di puisinya buat update status di fb yah 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: