Hadiah Kali ini : 17 Zulhijjah


Tahun di bulan ini umur kami berkurang satu:

Satu hadiah kali ini;
Tak berupa wujud yang dapat di pegang
Tak berupa wujud yang dapat di lihat

Seriring doa kami panjatkan untuk hari- hari yang kami lalui
Mengingat telah lama kami injak di permukaan bumi
Menikmati yang di berikan Allah untuk kami

Hanya doa kami berikan berulang kali
Untuk segala yang terbaik untuk tujuan penciptaan kami
Untuk segala yang terbaik yang diharapkan dari kami
Ya Allah,
“Sering kali kami menzalimi diri sendiri dan tidak ada yang mampu mengampuni selain Engkau. kiranya ampuni
kami dengan ampunan yang ada di sisi-Mu.Beri kami rahmat, karena sesungguhnya Engkau maha Pengampun lagi
Maha Penyayang. kiranya kami di tepatkan dalam langkah dengan memohon ilham dengan petunjuk dan meminta
perlindungan dari keburukan kami sendiri.

Berilah kami ketegaran dalam setiap perkara, kegigihan dalam petunjuk, keinginan hati untuk mensyukuri
segala nikmat dari-Mu dan untuk menyembah-Mu dengan baik.

Kami mohonkan segala hati yang bersih dan lisan yang jujur. Kami memohon untuk kebaikan yang Engkau ketahui
dan kami berlindung dari kejahatan yang Engkau ketahui. dan kamipun meminta ampunan dari apa yang Engkau ketahui, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui yang gaib.

Bantulah kami untuk mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu dan memperbaiki kualitas ibadah kepada-Mu.
Sesungguhnya Engkau sangat mencintai ampunan maka ampunilah kami.”

Ya Allah,
“Berilah kami kesehatan selama Engkau mengaruniakan kehidupan kepada kami dan rahmatilah kami saat Engkau mengakhiri kehidupan kami.”

Amin ya Robal allamin..

“Dengan kata-kata indah terperajat,
Kami mewarisi bumi dengan jejak yang kami tinggali..
kamipun berdoa, tiadakah kami ini sering menzalimi diri sendiri?.
Tunjukilah kami dan tepatkanlah langkah kami..
Dalam ketegaran dalam segala perkara.
Dengan naungan langit yang memohon perlindungan dengan segala keindahan yang kami cintai..
Dan kau tahu makna cinta? masuklah..

Dan kemudian memperkenankan mereka untuk memperkenalkan diri, mengetuk pintu  relung kami..
Dan meminta harapan bahwa alam bersama kami. Berjalan sesuai pinta kepada Tuan yang kami diberi,
Dia sempat berkata padaku, memperkenalkan dirinya dengan syahdu
Bagai malam dengan bulan purnama dengan suara merdu
Selalu merindukannya, ingin segera mencintanya

Kami tak henti berdoa,
Meminta perlindungan dari keburukan kami sendiri,
Membekali diri untuk melangkah demi kemuliaan yang hakiki

(Dan, dua orang yang saling mencinta karena Allah, berkumpul karena-Nya
dan berpisah karena-Nya : Al-Hadist)

untukmu..
untuk kami..
Untuk semua..”

17 Zulhijjah 1396 Hijriah
9 Desember..

Wish u for all the best🙂

: ina dwiana kartaatmadja

~ by nadwie on December 8, 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: