Simpan Di Balik Maaf:


Untuk kedua kalinya,

Maaf..
Aku simpan di balik hari..
Hampir setiap waktu aku menyakiti pada diriku sendiri :
Mencoba memaksakan hati
Mencoba menyiksa diri
mencoba bergulat melawan arti

mengapa aku begitu mencintai pada kegalauan
mengapa aku begitu mencintai pada kecewaan
mengapa aku begitu mencintai pada perasaan yang berkecamuk dalam pikiran

itu halnya menyiksa diriku
Aku tak mau hal itu merenggut sepatutnya yang aku dapatkan
Aku tak mau hal itu sebagai bomerang yang menusukku dari dalam

Aku minta maaf :
Mengacaukan semua hari dengan kecewa
Meleburkan pikiran yang membabi buta

Aku harus kuat,
Aku tidak boleh lemah,

..Aku simpan di balik maaf..

: ina dwiana kartaatmadja

~ by nadwie on April 7, 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: