Rindu ‘keindahan dalam kesederhanaan’..


Aku rindu..
Dan mulai berimajinasi membangkitkan energi yg meluap begitu cepat,
Mengingat kesan yang dalam begitu melekat.
Membayangkan kerinduan yang menusuk dlm pikiran,
Perlahan mengeluarkan kalimat ‘keindahan dalam kesederhanaan’..
Banyak makna yg tersirat dan di artikan.
Aku rindu..
Begitu mencintai hidup dari hal yg terkecil yg ada di depan mata,
Yang dapat diperhatikan di sekeliling sehingga dapat ku rasa.
Aku sangat merindukan,
Mencintai apa yang di damba,
Untuk menerima hidup apa adanya dalam cinta..

: ina dwiana kartaatmadja

~ by nadwie on April 6, 2009.

4 Responses to “Rindu ‘keindahan dalam kesederhanaan’..”

  1. Comment from Mas Mbing :

    Nad.. Kita adalah Pedang
    Yang berkilat diterpa surya
    yang berdesing saat tangan berkibas
    yang kokoh digenggam tangan
    dan gagah saat dipinggang

    Nad…kita adalah panah
    yang meluncur membelah angin
    yang berdesis saat perintah datang
    yang datang dimana mata dipicingkan

    Tapi Nad.. kita adalah rumput
    yang ujung daunnya selalu berharap menyentuh tanah
    yang berdendang diterpa angin
    dan berharap masih tumbuh tunas di ketiak

    Tapi Nad.. Kita adalah burung
    yang harus terbang mencari ranting
    dan mengulum butiran
    berharap siang sarangpun riang

    Tak apalah Nad…
    Luluh lantak hancur ditendang
    batang patah ditahan parang
    kalo masih kita dapati senyum dipandang

    Tak apalah Nad..
    kalopun surya di belakang
    dan ufuk tak kebagian
    tapi anak masih di jalan ‘terang’…

    Aminn..

  2. Rasa ini terasa berat…
    kala kerinduan terasa hangat melekat…
    Menyelimuti hati hingga pekat…
    mencari hakikat yg sempat tersesat…

    aku rindukan keindahan dalam kesederhanaan..
    Untuk bawa semua mimpi…
    “Tentang angan ini”
    “Tentang harapan ini”
    “dan tentang Cinta ini”

    Rasa lelah serta penat..
    Balut raga hingga terasa berat..
    Raga yang memendam rindu berkarat…
    Hasrat ingin berjabat mesti sesaat..

    Meski semua sayup samar..
    Masih bisa aku dengar..
    Saat dimana kita berkelakar..
    tanpa pernah ada tengkar..

    Namun………….
    Kembali aku merasa layu..
    Karna rindu itu….
    Pasti dan harus berlalu…

  3. andai kn kau mengerti betapa sederhana nyh hidup yg ku alami tap sampai kapan kh rasa ini kn berakhir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: