Berhati-hatilah terhadap Perusahaan yang menahan Ijazah Anda sebagai “Jaminan”


Kenapa saya membuat pernyataan di atas? atau diantara kalian telah mendengar kurang lebihnya seperti judul yang saya buat? Terus terang hal itu menunjukkan kalau itu adalah hasil pengalaman pribadi saya sendiri, sebelumnya saya tidak menyadari kalau sebenarnya hal itu sangat merugikan bagi saya selaku karyawan.

Sebelum terlambat menyadari atau menyesal. Saya berpendapat, pikirlah secara cermat sebelum bergabung dengan perusahaan yang memberlakukan aturan : karyawan harus menyimpan ijazahnya di perusahaan, apalagi perusahaan swasta.

Alangkah baiknya dipikirkan terlebih dahulu dengan baik-baik dan  banyak mencari  informasi mengenai hal ini. Saya tahu, mencari pekerjaan itu sulit dan karena alasan itulah akan menjadikan beban untuk kamu kelak. Dan seharusnya saya dan kalian tidak perlu takut karena tidak akan mendapatkan pekerjaan, yakinlah selama kita memiliki ilmu, keahlian dan tetap berdoa, kita pasti akan mendapatkannya.

Sebelumnya saya ingin berbagi pengalaman dengan kalian sebelum membahas isi pokok dari artikel  ini :
“Awalnya, itulah salah satunya yang terjadi terhadap saya. Karena suatu hal, saya harus mengambil pekerjaan ini padahal Perusahaan memberlakukan aturan yaitu menahan Ijazah asli sebagai “Jaminan”, sebut saja perusahaan itu adalah “A”, salah satu perusahaan konsultan dan kontraktor Interior dan Arsitektur yang berlokasi di Jakarta.

Pikiran saat itu, hal tersebut adalah wajar karena minimnya informasi yang saya dapat. Namun seiringnya waktu berjalan, setelah beberapa lama bekerja hingga akhirnya saya merasakan tidak nyaman bekerja di dalam perusahaan ini, manajemen perusahaan  tidaklah bagus dan membuat saya ingin mengundurkan diri. Dan saya pun mengajukan surat permohonan berhenti bekerja. Sebelum meninggalkan pekerjaan, kita diharuskan untuk proses serah terima terlebih dahulu. Menurut peraturan manajemen perusahaan, waktu untuk proses serah terima adalah 2 bulan (kalau tidak salah) tetapi lambat laun yang saya tangkap, pihak perusahaan sepertinya tidak mau saya keluar begitu saja, oleh karena itu dibuatlah prosedur yang di buat rumit atau  sedikit mengada-ngada (entah memang rumit atau sengaja di buat rumit?? hanya Tuhan Yang Maha Tahu) sehingga kalau saya lanjutkan proses serah terimanya akan memakan waktu 3 bulan.

Saya bingung karena pada saat itu saya di terima bekerja di Perusahaan “B” , Salah satu perusahaan konsultan yang berlokasi di Tangerang dan saya yakin perusahaan ini lebih baik dari perusahaan “A”.

Di satu sisi saya telah meminta kebijaksanaan dari perusahaan “B” untuk memperpanjang waktu untuk memulai pekerjaan baru  tetapi Pimpinan tidak dapat menjanjikan jikalau terlalu lama posisi saya akan digantikan orang lain, karena mereka sangat membutuhkan karyawan baru.

Setelah saya memikirkan begitu lama dan juga meminta pendapat dari beberapa orang yang saya percayai, akhirnya saya langsung meninggalkan perusahaan lama dan menerima perusahaan baru.
Dan tidak lupa, saya  berdoa kepada Allah SWT untuk dimudahkan segala urusan, meminta petunjuk terhadap masalah yang dihadapi, meminta keberanian untuk tidak takut dalam mengambil keputusan.

Ya Rabb..
Saya sangat bersyukur ternyata di perusahaan baru saya merasa sangat nyaman. Ternyata di perusahaan baru tempat saya bekerja merupakan salah satu cabang Perusahaan Internasional (Konsultan & Kontraktor Interior Arsitektur yang berpusat di Kuwait. Hasil kerja/design saya di terima dan di pakai untuk proyek-proyek yang sedang dikerjakan di negara-negara “United Emirate Arab” :  Dubai, Kuwait, Libanon dan lain-lain  . Manajemennya pun bagi saya tidak ada masalah.

Tahukah kalian? Alasan yang saya ajukan terhadap perusahaan “A” untuk mengundurkan diri ? salah satunya karena saya ingin bekerja di Singapura, dan mereka sepertinya tertawa mendengar hal tersebut dan yang tidak masuk akal adalah saya harus melampirkan pasport yang saya miliki dengan surat pengunduran diri. Mereka tidak percaya saya mempunyai pasport dan tidak mungkin saya bisa bekerja di Singapura.

Walaupun saya tidak langsung di terima bekerja di Singapura tetapi saya bisa buktikan!! Kini saya bekerja di Singapura dan saya juga ingin buktikan tanpa ijazah aslipun saya dapat bekerja di perusahaan besar. Saat ini Ijazah saya dalam proses diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris. Mudah-mudahan Allah SWT mempermudahkan segala urusan,  sehingga salah satunya saya dapat melanjutkan sekolah  S-2 melalui program beasiswa S-2 di Luar Negeri. (Aamiin..)

Dan saya tidak akan memohon maaf   hanya untuk meminta Ijazah asli yang ditahan oleh mereka, bagi mereka saya adalah karyawan yang “bermasalah” karena tidak menyelesaikan proses serah terima sampai dengan selesai.  Tadinya saya ingin mengangkat kasus ini ke pengadilan, saya telah ditawarkan oleh  teman “seorang  pengacara” untuk membantu saya. , saya merasa sebagai seorang karyawan yang telah dirugikan oleh Manajemen Perusahaan yang menahan “Ijazah asli sebagai Jaminan”. Karena menurut teman saya, perusahaan sama sekali tidak berhak dan perbuatan itu bisa menjadi pelanggaran yang serius bagi perusahaan yang bersangkutan. Tetapi saya berusaha untuk berlapang dada dan menyerahkan semua hal ini kepada Allah SWT sebagai penolongku.”

Demikian kisah pengalaman pribadiku, saya tidak mau kalian bernasib sama dengan saya. Saya yakin setiap kejadian pasti ada hikmahnya :)

Nah, saatnya saya ingin membahas lebih lanjut. “Kenapa sih harus dipikirkan secara cermat apabila ada perusahaan yang mau menahan Ijazah kita sebagai jaminan??”

Setelah mencari data dari  berbagai sumber, saya hanya dapat memberikan sedikit informasi sebagai bahan pertimbangan untuk kalian.

Pada Undang-undang No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan memang tidak ada aturan yang menyarankan perusahaan menahan ijazah karyawannya, yang ada hanyalah kontrak kerja boleh dibuat berdasarkan kesepakatan antara perusahaan dengan karyawan.

Umumnya, perusahaan yang manajemennya profesional tidak menahan ijazah karena mereka sudah punya sistem kerja yang seimbang antara perusahaan dan karyawan. Normalnya perusahaan hanya minta karyawan menunjukkan ijazah asli untuk dicocokkan dengan fotocopy yang diberikan karyawan kepada perusahaan. Kemudian ijazah itu segera dikembalikan ke karyawan. Pencocokan itu hanya butuh waktu paling lama 10 menit bersamaan dengan dokumen-dokumen lain.

Biasanya perusahaan yang menahan ijazah juga memberlakukan aturan yang rasanya diada-adakan sekali, misal terlambat 15 menit potong gaji Rp 10.000 dan tidak masuk tanpa kabar potong gaji Rp 30.000, semua diberlakukan tanggung renteng. Kenapa menurut saya diada-adakan? Karena kalau karyawan telat atau tidak masuk pasti ia akan memberitahukan kepada manajer atau atasannya minimal melalui sms. Kalaupun tidak ada pemberitahuan selama beberapa hari, beri saja Surat Peringatan.

Bila dilihat lebih seksama, perusahaan yang menahan ijazah hampir dapat dipastikan karena turn over mereka tinggi. Perusahaan kerap kerepotan dengan seringnya karyawan tidak betah kerja lalu keluar. Untuk merekrut karyawan baru tentu merepotkan sekali karena makan waktu, tenaga, dan biaya. Maka, untuk mencegah turn over tinggi diberlakukanlah kontrak kerja dengan penahanan ijazah agar setidaknya karyawan dapat bertahan beberapa lama. Kalau turn over tinggi, yang bermasalah, kemungkinan besar, adalah manajemen perusahaan yang berantakan atau kurang rapi sehingga karyawan tidak  nyaman bekerja, tidak dihargai, gaji minim, dan lalu keluar mencari pekerjaan di tempat lain. Dan beberapa  perusahaan yang menahan ijazah tidak akan memberlakukan status karyawan tetap. Kalaupun status itu diberikan, pasti melalui proses yang berbelit dan rumit. Perusahaan yang enggan memberikan status karyawan tetap, dalam arti hampir semua karyawannya berstatus kontrak, itu tandanya perusahaan mau seenaknya sendiri. karena hak karyawan tetap lebih besar daripada karyawan kontrak, yang bahkan bisa dibilang tidak punya hak selain gaji. Karyawan tetap dilindungi UU Tenaga Kerja dan kesejahteraan karyawan diperhatikan.

Lebih jauh lagi, UU Ketenagakerjaan tidak memuat aturan tentang kewajiban karyawan menyimpan ijazah pada perusahaan. Dan, patut diperhatikan, beberapa dari perusahaan yang menahan ijazah karyawan tidak mengindahkan aturan ketenagakerjaan, itu sebabnya mereka memberlakukan kontrak kerja yang “kejam betul” bagi karyawannya.

Penahanan ijasah tersebut merupakan penahanan atas benda jaminan karena dalam kasus ini, Ijasah digunakan sebagai jaminan kontrak kerja antara perusahaan dan pekerja. Dengan kata lain, benda jaminan dalam perkembangannya telah mengalami penafsiran ekstensif. Pada dasarnya benda jaminan adalah sesuatu yang memiliki sifat kebendaan, dapat dialihkan dan memiliki nilai ekonomis. Tetapi dalam ijasah tidak tampak adanya kenyataan bahwa ijasah dapat dialihkan maupun memiliki nilai jual. Nilai ekonomis yang terkandung dalam ijasah adalah kosong. Nilai yang terkandung dalam ijasah aalah nilai fungsi yang terdapat dalam benda tersebut. Karena dalam dunia kerja, ijasah digunakan sebagai syarat terlampir. Dan akhir-akhir ini ijasah digunakan sebagai jaminan kontrak kerja.

Merujuk pada pasal 1320 KUHPer yang memuat tentang syarat sah suatu perjanjian, maka penggunaan ijasah sebagai jaminan kerja dapat dinyatakan dapat diterima dan sah. Karena hal ini telah disepakati oleh kedua belah pihak, yaitu pihak perusahaan dan pekerja. Dan kedua belah pihak telah memberikan persetujuannya sehingga terjadi keterikatan secara hukum (pasal 1313). Dan belum ada peraturan pemerintah yang dengan tegas menyatakan bahwa penggunaan ijasah sebagai jaminan adalah tidak sah, maka status ijasah sebagai jaminan kontrak adalah sah menurut hukum. Ijasah dalam kasus ini merupakan jaminan kebendaan karena bersifat materiil.

Definisi jaminan kebendaan adalah jaminan yang berupa hak mutlak atas suatu benda yang berhubungan langsung dengan benda tertentu, dapat dipertahankan terhadap siapapun, dapat dialihkan dan selalu mengikuti bendanya, dalam arti bahwa yang mengikuti bendanya itu tidak hanya haknya tetapi juga kewenangan menjual bendanya dan eksekusi – eksekusi. Ijasah merupakan benda bertubuh (pasal 503) karena sifatnya dan merupakan benda tidak bergerak yang dapat dipindah tangankan (pasal 509) menurut peruntukannya.

Hak-hak jaminan diatur dalam buku II KUHPer dan hak-hak yang diatur dalam buku III KUHPer adalah hak-hak kekayaan,  hak yang bernilai ekonomis dan dapat diperjualbelikan. Tetapi dalam hal ijasah dan surat pensiun sangat pribadi dan bagi orang lain tidaklah memiliki nilai ekonomis.  J. Satrio menyatakan bahwa ijasah tidak dapat digolongkan sebagai jaminan kebendaan tetapi sebagai jaminan yang lain. Sebagai benda jaminan, ijasah memiliki kekuatan, yaitu pada naskah asli ijasah yang merupakan akta otentik.

Tidak ada unsur piutang di dalamnya, karena tidak ada transaksi piutang apapun antara perusahaan dan pekerja atau karyawan. Dalam jaminan piutang dalam keuangan, piagam tidak dapat digunakan sebagai jaminan karena ijasah bukan merupakan surat berharga meskipun berharga atau penting bagi pemiliknya.

Definisi dari surat berharga adalah surat atau akta yang memiliki nilai ekonomis. Dan dalam ijasah tidak terdapat nilai ekonomis yang membuat ijasah dapat digunakan sebagai jaminan finansial. Sehingga ijasah tidak dapat dijadikan jaminan keuangan atau jaminan permodalan secara perdata dan ekonomi secara umum.

Fungsi ijasah sebagai jaminan yang ditahan oleh perusahaan adalah dapat dibenarkan secara hukum, yang dalam hal ini difungsikan sebagai penekan kepada karyawan, yang disini sebagai pemilik ijasah, guna memenuhi semua tuntutan yang ada dalam perjanjian.

Maka ijasah dapat dijadikan sebagai benda jaminan tetapi hanya jaminan pada pekerjaan dan tidak pada jaminan piutang.
“Semoga bermanfaat”

Mudah-mudahan dengan apa yang saya jabarkan hal tersebut di atas, kalian tidak terjebak seperti halnya yang terjadi pada saya.

Semangat!! dan Selamat bekerja!!

“Jalani hidup ini apa adanya dengan penuh ketulusan dan keriangan!”
Bekerjalah dengan  giat dan ikhlas, Insya Allah dimudahkan segala uruskan kita.

Aamin Ya Allahumma Aamiin..

About these ads

~ by nadwie on December 20, 2010.

68 Responses to “Berhati-hatilah terhadap Perusahaan yang menahan Ijazah Anda sebagai “Jaminan””

  1. Tulisan cerdas !!
    ternyata perusahaan swasta di Indonesia yang melakukan hal seperti ini, kenapa tidak diminta melalui jalur hukum??
    mungkin bisa digertak perusahan tersebut…

    semoga ijazahnya bsa dapat kembali.. :D

    Semangat ya !!
    ganbatte !!

  2. thanks untuk tulisannya, jadi menambah wawasan dalam memilih pekerjaan yang baik

  3. iya , saya sedang mengalaminya sekarang.
    saya baru 1 bulan di pt s. n itu, saya berpikiran untuk mebuat masalah saja supaya saya dan ijazah saya bisa keluar…

    TERIMA KASIH

  4. trus sekarang ijasahnya udah di ambil belum sis???
    kalo belum kenapa gak coa di urus melalu jalur hukum????
    denger denger ijasah isa di jadikan jaminan bank…
    gak takut tuh sis?????

    • Blm, hehehehe..
      Kebetulan yang punya perush Sombong dan tinggi hati, saya tak ingin bertemu dengannya lagi.
      Kalau lewat jalur hukum pasti lama, ya sudah ikhlaskan saja. Saya masih bisa bekerja dan menuntut ilmu
      tanpa Ijazah asli.. Ijazah gak bisa buat jaminan hutang piutang, lagi pula mereka sudah kaya :D

  5. Ijazah saya juga di tahan di tangan yg sombong dan tinggi hati. Dan mereka meminta uang tebusan atas ijazah saya sebesar Rp10 Juta. Bahkan mereka juga bilang, mereka tidak akan mengembalikan ijazah saya, walaupun saya nangis darah !!! Saya bingung, klo saya tdk betah di perusahaan tersebut, kenapa mereka menahan2 saya bekerja disitu ya ,, akhirnya karena peraturan telat 5 menit pot. Rp 50.000 Tdk masuk Pot. Rp100.000. Sakit juga tidak ada asuransi / rembesan. Saya tidak kuat lagi bekerja di perusahaan Idiot itu. Akhirnya setelah saya keluar, mereka membuka 3 cabang. Dan akhirnya semuanya Gulung Tikar Alias bangkrut… Tuhan dengan jeritan orang miskin.

    • Tuhan akan mendengarkan doa orang2 di dzolimi..
      Makasi ya sudah mau berbagi, Insya Allah mudah2an kita akan mendapatkan pekerjaan/rejeki yang lebih baik lagi..
      Semangat, berusaha dan tetap berdoa ^.^

  6. Asslkm. wr. wb.
    saya kerja di salon kontrak selama 2 tahun jaminannya adalah ijazah asli trus kontrak kerja sudah selesai tapi bos ku tetap menahan ijazah saya , padahal saya mau mendaftar kuliah di luar negri tapi bos tetap menahan ijazah saya dan bos memaksa saya utk kontraknya diprpnjangn….waduhuuu… apakah saya harus lapor ke polisi atau gimana carannya ya… kerja paksa itu ada pasalnya atau td ya…. bantu dulu dong..

    • kalau kamu ingin mempertahankan ijazah kamu, lebih baik bicara baik2 dengan bos kamu, knapa dia masih menahan ijazahnya . Apakah kamu ada surat slesai kontrak yang pertama? jika ya, kamu bisa menolak dengan halus tuk perpanjangan dan katakan alasannya knapa kamu tidak ingin memperpanjang. jika masih memaksa, mungkin bisa mengatakan kepadanya “kamu akan mengambil jalur hukum / lapor kepada pihak kepolisian”. dengan bukti surat kontrak 1 telah selesai & ditandatangi.

      O ya, maaf aku gak bisa telp/sms kamu.. karena aku saat ini tingal di luar negeri. Mudah2an pendapatku ini bisa membantu..

  7. Saya juga hampir mengalami kejadian serupa, namun untungnya saya tolak mentah – mentah karena menahan ijazah berarti sama saja melanggar HAM. Untuk apa bekerja dengan perusahaan yang melanggar HAM, pasti perusahaannya dah tak beres tuh..

  8. Cerita di atas sama kejadiannya sama aku, ijazah aku jΰǧά di tahan ma kantor ku dengan banyak alasan, waktu aku mw keluar mereka ‎​‎​G̶̲̅ãK̶̲̅ mw kasih ijazah aku. Aku sungguh menyesal tlah percaya begitu ά̲̣̣ja sama perusahaan. Sampai skr pun ijazah aku lom di kasih

  9. Sekedar share pengalaman mengenai penahanan ijazah>

    Saya bekerja di salah satu perusahaan pelayaran di Pluit Jakarta Utara (yang memiliki tower sendiri). Perusahaan saya persis seperti yang ditulis pada artikel diatas.
    1. Menahan ijasah selama karyawan bekerja
    2. Ada potongan 10rb jika telat lebih dari 6 menit, potong gaji 80rb jika tidak masuk (namun aturan nomor 2 ini tidak ketat).

    Yang ketat adalah yang menahan ijasah. Saya telah berikan ijasah saya, karena pada awalnya dijelaskan bahwa ketentuan itu hanya untuk menjaga2 agar karyawan tidak sembarangan kabur. Karena perusahaan terlihat reliable, maka saya pun berikan. Ternyata, saya salah besar. Banyak sekali karyawan yang ijasahnya tidak dikembalikan.
    Management yang kacau balau membuat turn over sangat tinggi dan karyawan tidak betah. Atasan pun suka memaki karyawan dengan teriak, kata2 kasar, banting barang.

    Banyak karyawan yang mengajukan 1 month notice, dengan harapan setelah 1 bulan ijasah dapat dikembalikan dan sbg tanda etika bekerja yang baik. Namun, setelah 1 month notice dan hand over, bukan hanya ijasah yang tidak dikembalikan, namun gaji bulan terakhir pun tidak terbayar.

    Ada ex karyawan yang mencoba menuntut namun kalah karena uangnya kalah kuat.
    Beberapa ex karyawan berusaha menyelesaikan baik2 namun HRD bahkan tidak mau menemui ex karyawan yang ijasahnya ditahan. Ex karyawan pun tidak diperbolehkan lagi masuk pintu kantor.

    harusnya saya dulu tidak menyerahkan ijasah saya. Namun, mencari pekerjaan bukanlah hal mudah dan ketika kita membutuhkan kerja untuk menghidupi diri dan keluarga, terkadang kita tidak bisa berpikir terlalu logis lagi.

    Just sharing. Berhati2 lah jika ada perusahaan yang meminta ijasah. Lebih baik mengganggur beberapa bulan lagi sambil mencari daripada terjebak seumur hidup.

  10. thanks ya..sis,infonya,, sebenarnya saya sedang cari-cari soal info mengenai perush. yang menahan ijazahnya, soalnya saya di terima sebuah perush, dan perush tersebut meminta ijazah saya sebagai jaminan kontrak kerja, saya tanya temen – temen, ada yang bilang serahin saja asalkan dengan tanda terima di materai, ada yang bilang jangan dengan alasan nati cuma akal-akalan perush tesbt, setelah saya baca artikel anda, saya jadi terbuka , thanks ya sis…good luck

    • Ya, sama2.. O iya, hati2 juga ya walaupun dengan menggunakan tanda terima, Soalnya disatu sisi mereka tidak akan memberikan jalan yang mudah ketika kamu ingin mengajukan pengunduran diri. Dengan ijazah karyawan ditangan mereka, mereka bisa berbuat seenaknya terhadap karyawannya..

      Semoga kamu diterima diperusahaan yang lebih baik..

  11. Share saja ya sist,
    ijasah saya juga di tahan di salah satu bank swasta. ikatan dinas sya slama 1th, tetapi saya kabur pada bulan ke-3 tnp mengajukan resign krn pertimbangan bnyk hal mengenai keselamatan kerja saya yg tidak dihiraukan oleh pihak HRD dan presure kerjaan yang tinggi dan tanpa uang lembur.
    sudah hampir 1 bulan saya tidak bekerja saya tidak pernah dihubungi oleh pihak HRD sama sekali. ketika saya mengkonfirmasi ke HRD ternyata saya di lempar2, ga jelas dan sepertinya mereka mempersulit unt pengambilan ijasah saya :(
    sbgai catatan klo saya tdk menyelesaikan ikatan dinas 1th saya kena denda 10jt.
    ada yg bisa bantu kasi saran saya gmn cara ambil ijasahnya? :(

    • Hai,
      Terus terang aku sendiri gak tau gimana caranya tuk ambil ijazah :(. Tapi kalau dilihat posisi kamu sepertinya agak sulit dan posisi kamu salah. Kenapa? Karena kamu masih dalam ikatan dinas dengan perusahaan, dan yang aku tahu jika kamu mengundurkan diri masih dalam masa ikatan dinas memang diharuskan membayar ganti rugi.

      Maaf ya aku gak bisa membantu, Tapi mudah2an kamu mendapatkan jalan keluarnya..

  12. sukron
    artikel nya bagus , kmren2 saya baru ikut interview n yg ga enaknya diakhir interview ada sistem penahanan ijazah ,, yaa sayalangsung lemes dengernya tp kga w ambil tuu kerjaan coz ngeri ah ,,
    alasannya utk jaga2 baju kryawan tkt dbwa kabur krna ada kejadian gtu di perusahaan mereka,,wlupun salary/gaji gede masa iya rela korbanin ijazah yg penuh perjuangan kita dapatkan ..

    jazakallah khoir ,,

  13. saya sedang dilema, saat ini saya baru bekerja 3 hari disebuah perusahaan,dalam wktu 1 minggu saya disuruh menyerahkan ijasah asli saya dgn alasan utk disimpan di bank supaya aman dan utk mengurus gaji dan buka tabungan. wktu saya tanya ada surat tanda terima atau surat kontraknya, orang financecuma bilang tdk ada seperti itu, dia hanya menerima ijasah sj tanpa ada surat2 itu dan surat kontrak kerja baru akan diberikan setelah 3 bulan masa training. Sebaiknya saya bagaimna??tolong saran nya..

  14. tambahan..jabatan saya disitu sebagai customer service (CS), wktu saya tanyakan kpd teman2 CS, ijasah mereka tidak ditahan. nah, saya semakin bingung, lalu saya tanyakan ke teman yg lain dibagian penyediaan barang yg mentraining saya, dia bilang semua karyawan ijasah ditahan, lalu saya menanyakan masalah ttg teman CS saya yg lain kok tdk ditahan ijasahnya, dia bilang mungkin itu belum. Padahal 1 teman CS saya sdh 1th bekerja dsana, yg 1 baru 3bulan. Saya pikir training itu dibagi mnjadi 2, on the job training dan dikelas. tp saya diajarkan cuma 1 jam dan sisa nya saya langsung praktek. Sebaiknya saya lanjutkan bekerja disiniatau tdk? tolong sarannya..

    • Hai, setahuku untuk mengurus gaji dan membuka tabungan tidak perlu Ijazah. Dan keamanan Ijazah tidak perlu disimpan didalam Bank dan perusahaan seharusnya tidak perlu turut campur dalam hal ini. Bukannya Ijazah2 kita sejak SD sampai sekarang aman2 saja? Mudah2n aman ya.
      (Surat2 penting hendaknya dikumpulkan dalam 1 file folder dan disimpan ditempat yang aman dan mudah dijangkau, jikalau ada kebanjiran atau kebakaran bisa langsung diselamatkan. Kalau surat2 berharga yang akutahu harus disimpan di Bank atau lemari besi).

      Kayaknya perlu ditanyakan deh ke perusahaan kamu, apakah penyerahan Ijazah ini berlaku kesemua karyawan? Jika jawabannya tidak, mengapa?

      Sepertinya, penahanan Ijazah hanyalah akal2n perusahaan bersangkutan, apabila kamu ingin berhenti disaat masih dalam program pelatihan, buntutnya kamu harus mengganti biaya yang telah dikeluarkan perush untuk program itu. Dan bisa juga Ijazah itu bisa disalahgunakan perush untuk dijadikan alasan agar kamu tetap bertahan diperush apapun masalahnya.

      Menurutku lebih baik jangan dilanjutkan. Masih banyak perush yang tidak menggunakan sistem penahanan Ijazah..
      Daripada terjadi hal2 yang tidak diinginkan.
      Dengan menyerahkan Ijazah secara otomatis kamu akan terikat kuat dengan perush. Dan tidak mudah untuk keluar/mengundurkan diri sperti yang aku alami.

      Semoga apa yang aku ungkapkan dapat membantu dilema kamu :)

  15. terima kasih sarannya..saya akan coba tanyakan lagi ke perusahaan.karena selama ini saya hanya berhub.dengan bagian finance dan bagian finace selalu melempar utk bertanya kpd atasan, sedangkan atasan saya susah utk dihubungi.beliau mobile di 3 kota.

    yg saya bingung pihak finance n teman dibagian penyediaan barang sama2 kompak bilang semua ijasah karyawan wajib dikumpulkan utk disimpan, sedangkan tman2 CS bilang ada yg ditahan ada yg tdk, tman CS yg lain malah ga tau, dia bilang ‘oh mungkin kebijakan baru dari perusahaan’.

    saya bingung saja, apa khusus perusahaan lokal saja yg memberlakukan ijasah ditahan, karena teman saya yg bekerja diperusahaan yg cukup besar tdk perlu ijasah nya ditahan.

  16. oia, satu lagi..maaf yaa saya banyak bertanya, karena saya baru pertama kali bekerja setelah 7bulan lulus kuliah, saya fresh graduate,hehe

    jika perusahaan akhirnya tdk jadi menahan ijasah saya, tp mereka ingin saya tetap komitmen dgn perusahaan, apa saya perlu membuat semacam surat pernyataan? atau tetap keluar saja?

    orangtua sih bilang ijasah jgn diserahkan tp disuruh buat surat yg menyatakan akan tetap bekerja dgn melihat dan menyetujui surat kontrak kerja, karena jika tidak ada kontrak kerja takutnya saya dirugikan ke depannya, dengan harus membayar pinalti dll tapi jika semua karyawan menyerahkan ijasah, orangtua bilang tdk apa2 serahkan dan misal ada pinalti saat akan keluar, maka saya akan bayar,orangtua sih yg akan membayarkan,hehe.. oia, pihak finance bilang kalo diperusahaan tdk memberlakukan pinalti jika ada karyawan yg mau keluar, kalo mau keluar ya keluar saja, apa perusahaan itu wajar? setau saya tiap perusahaan selalu ada pinalti jika ada karyawan yg mau keluar.

    • Hmmm… :)
      1) Perush tempat saya bekerja dulu juga begitu, menahan smua Ijazah karyawannya. Tetapi yang disayangkan mereka jadi semena2 terhadap karyawan dari masalah gaji, pemotongan keterlambatan dll. Dan jika ada karyawan yang mau keluar diperbolehkan tapi satu hal : dipersulit. Sesuai perjanjian jika masih karyawan blm tetap akan melakukan serah trima selama 1 bulan, tapi kenyataannya mereka mencari2 alasan atau masalah agar karyawannya gak gampang kluar begitu aja hingga waktu serah terima melebihi yang ditentukan.

      2) Jika Ijazah tidak ditahan tapi menggunakan surat perjanjian kontrak, bagiku gak masalah asalkan kamu tidak merasa dirugikan. Dan semua permasalahan jelas..

      3) Setahuku jika ada perush yang mengenakan pinalti jika mereka melakukan training/program pelatihan yang memerlukan biaya dan waktu.
      Misalkan pelatihan selama 3 bulan mengikuti program A atau B dan karyawan masih dalam tahap percobaan. Biasanya sih juga ada surat perjanjiannya.

      4) Kalau ortu mau membayar sih gak masalah, ya bagiku tetap saja perush tidak berhak menahan Ijazah kita. Biasanya perush itu ada masalah.

      Coba tanyakan bagian HR mengenai hal ini.

  17. oo gitu yaa..terima kasih, lumayan dpt pencerahan.. :)

    pelatihan yg saya dapat cuma 1 jam dan langsung praktek tanpa pendampingan dan 1minggu ini saya belum ada tanda tangan surat perjanjian entah itu perjanjian masa percobaan/kontrak kerja.

    ini dia , saya tdk tau HR disana siapa, dari awal interview sampai saya diterima disana, saya langsung berhub.dengan atasan saya trsebut. Waktu saya tanya teman2 disana,mereka agak susah menjelaskan dan mereka bilang atasan adalah pimpinan dan HR. wktu saya tnya memang dulu interview sm siapa, dia jwb dgn bpk ini sebelum digantikan dgn yg skrg. mungkin saya harus menanyakan langsung sm atasan saya itu ya..

    sekali lagi terimakasih atas saran2nya, bisa sajajadikan referensi dan bahan pertimbangan,hehehe :)

    • kalau diliat critanya, posisi pimpinan sekaligus HR itu perusahaan kecil ya?

      Kamu memang harus tanya langsung siapa HR nya dan lagi pula kamu sudah seminggu masa’ gak ada kejelasan status kerja sih.
      Hati2 loh, bisa dibodohi. Misalkan :
      1) seharusnya masa percobaan 2 atau 6 bln, tapi berhubung gak ada surat perjanjian bisa sampai 1th atau lebih.
      2) Kenaikan gaji pun gak jelas. Biasanya yang aku tahu gaji setelah masa percobaan akan mengalami kenaikan.
      3) Apapun bentuk pekerjaan, harus ada surat perjanjian kerja. Apakah kontrak atau tetap? Berapa lama masa percobaan? Besarnya gaji selama masa percobaan dan setelah masa percobaan. Trus kl sdh tau HR nya bisa ditanyakan tentang lainnya.
      Misalkan : Apakah bisa klaim taksi kalau pulang larut malam krn lembur , apakah bisa klaim pengobatan (Pengobatanpun macam2, ada : gigi, melahirkan dll) jika sakit dan general check up. Apakah ada biaya lembur? brp perjam jika lembur dll.

      Smoga bermanfaat ya :)

  18. sepertinya iya,aku jg belum paham. aku search di google memang susah mnemukan profil perusahaan ini ,tp dia ada di 3 kota, saya sebut wilayahnya ya..ada di jateng dan DIY, spertinya dia khusus diwilayah tersebut.

    diawal kerja saya hanya diberitahu lewat lisan, kalo gaji selama training hnya 80%, ijasah ditahan (saya tdk tau brpa lamanya), telat masuk tdk ada uang makan, belum ada jamsostek, tdk ada tunjangan transportasi, bulan ke 4-12 gaji akan diberi utuh, setelah bulan ke 12 sudah dianggap karyawan tetap, kinerja bagus akan dpt bonus, kalo mau kerja di jateng akan dpt tambahan uang utk kos, itu saja informasi yg saya terima selama ini.

    saya jd tambah pengetahuan, saya tidak kepikiran utk menanyakan hal2 trsebut selama ini ke perusahaan. terima kasih ya :)

  19. Makasih Gan atas infonya, oya gue ada di surabaya jawa timur n baru aja interview di PT. A….. sayangnya setelah akhir wawancara pihak HRD kok minta Ijazah Asli dan BPKB menurut agan bagaimana ya…??? karena setelah tanya teman kok bilangnya nggak sekalian aja dimintai Sertifikat Tanah…!!! Tks atas sarannya

    • menurut pengalamanku lebih baik jangan deh.. Daripada nanti terjadi hal yang merugikan kamu. Kalau perusahaan sih untung2 aja, bisa saja nanti perush menyalahgunakan kepentingan dari ijazah tadi dan kamu dimanfaatkan.

  20. great topic

  21. itu kok bisa ngurus ijazah dlm bhs inggris???
    sy juga ngalamin hal yg sama nih, ikatan 3tahun, skrg masuk tahun ke dua, kalo resign denda 10 jt ut ambil ijazah, mahal,
    tapi kalo gak ngambil ijazah, takutnya malah gak bisa keterima di bumn atw perus swasta yg bagus,,
    give me sum advices, sist,,,,,

    • Pesanku, setelah ijazah ditrima kembali di scanning ya..buat data pribadi. kasus spertiku melamar krja dinegeri orang tanpa ijazah asli, bersyukurnya waktu itu aku sudah scanning jadi pihak perush di singapur hanya trima data jpeg aj dariku.

      kalau kamu berani dan mempunya keahlian yang baik, tak perlu takut tidak ditrima diperush lain. Perush besar skrg tidak perlu ijazah tapi pengalaman yang lebih utama.

  22. Setuju mbk,,infonya bagus. Saya bekerja di bidang perbankan,,saya sekarang juga mengalami ijazah asli yg masih ditahan perusahaan karena ikatan dinas,,masih sisa 2 tahun lg,,ditebus sih bisa tp kena denda hiks. Tambahan info aja mbk,,sebagian besar perusahaan perbankan mengharuskan ijazah asli diserahkan. Saya jg baru sadar kalau memang di dunia perbankan turn overnya sangat tinggi karena tekanan pekerjaan yg juga tinggi sehingga banyak karyawan yang berkeinginan untuk keluar. Pantaslah diterapkan ikatan dinas dg syarat ijazah asli ditahan perusahaan.

    • Makasi tuk infonya ya :D Sehingga menambah pengetahuan untuk teman2 kita yang belum mengetahui tentang ini.
      Dan selamat bekerja & Tetap Semangat!! :)

  23. boleh tanya? saya saat ini diterima di sebuah perusahaan singapura, tetapi saya punya masalah yang sama, saat ini ijasah saya masih ditahan perusahaan lama saya, yang saya punya saat ini hanya legalisir ijasah saja, dan dalam proses translasi. ketakutan saya adalah work pass saya tidak bisa keluar. bagaimana menurut anda?

    • @Devano, maaf telat membalas..
      Apakah ijazah kamu di scanning? Menurut pengalaman saya, MOM Singapura tidak memerlukan fisik Ijazah asli. Perusahaan tempat saya bekerja hanya meminta file Jpeg hasil scanning ijazah asli. Dan mereka mengurus work-pass saya tanpa ada masalah.

  24. Saran saya untuk yang ijazah-y akan di jadikan jaminan kotrak kerja, sebelum ijazah agan serahkan, terlebih dahulu agan buat sendiri surat kesepakatan dan minta pihak manajemen unt menandatangani-y dan agan jg tanda tangan di sana disertai materai. Isi-y ya bisa2 agan sendiri, ya inti-y agar memiliki bukti otentik yang sah mnurut hukum jika suatu waktu kita kesulitan mengambil ijazah kita, dan sebagai persiapan klw ada apa2, bgm klw trnyata ijazah kita hilang :D dan pihak perusahaan ngk mau bertanggung jawab, mau nuntut ngk ada bukti.

  25. Good..
    Saya juga pernah 2x bekerja dengan ijasah di tahan,
    di perusahaan pertama, pas ngambilnya ribet..setelah saya info ke perusahaan mau ngambil itu ijasah, ijasah saya 1 bulan baru bisa di ambil..
    Di perusahaan kedua di perusahaan consultan enginer di derah pd.aren bintaro, saya baru sehari langsung keluar karena management yang ga bagus, salah satu karyawan yg mentraining saya ga profesional, jam kerja rodi ( masuk pagi pulang larut malem ), kebetulan pas baru hari pertama kerja saya pulang jam setengah 10 malem tanpa istirahat, lemburan tidak di bayar perjam ( di bayar kalau hanya ada hasilnya ). Makanya sayaa langsung keluar..dan membatalkan kontrak saya yang belom saya tanda tanganin, tapi sayangnya ijasah saya udah saya kasihh pas pagi2 mau kerja..
    Nah..itu Yang punya perusahaan alias itu Bos nya mulutnya kaya anak labil, padahal sekolahnya lebih tinggi dari saya..
    Alesanya saya ga punya etika dan mau di laporin ke polisi ( anehh -__- )
    saya sih ga takut, soalnya saya blum tanda tanganin kontrak kerjanya..
    Nah pas hari selasa saya minta ijasahnya, hari jumatnya saya ambill ajaa tuhh ke kantornya secara paksa..alhasil ijasahnya di kasih..
    Kapok pokoknya kalo kerja ijasahnya di tahan..
    Kalo ga betah/perusahaanya ga bagus..ngambilnya ribet lagi..

  26. ijazah saya masih di tahan dan saat ini saya sudah keluar tp sampai hari ini saya meminta ijazah saya kembali belum bisa bisa .alasan yg mereka berikan belum dapat email.. sementara bukti email terkirim ada dr mantan kepala saya.. saya pusing.. karna ijazah sangat penting

  27. You have made some decent points there. I loopked onn the weeb to learn more about the issue and found most people will go along with your views on this site.

  28. Artikel sangat bermanfaat. jadi membuka pengetahuan tentang seluk-beluk penahanan ijazah sebagai syarat. Karena saya baru saja interview, dan ada poin tersebut. Terus terang aku kaget dan jadi nggak semangat. Nggak tahu nih, mau lanjut atau enggak. Yang jelas, aku jadi punya gambaran jelas sebelumnya.

    Thank u…

    • Terima kasih, semoga artikel ini menjadi salah satu pertimbangan kamu :). Apapun keputusannya semoga kamu mendapatkan pekerjaan yang baik, halal & barokah. Dan semoga sukses dimasa mendatang! :D

  29. saya juga lg ngalamin hal serupa,kerja di pt. M jabatan tertinggi di outlet salon,udah internasional,baru 1bulan kerja gak betah,mw resign kontrka masih 11bulan,dan bakal kena pinalty 2jt, management nya ancur, pemimpinnya diktator,segala salah pake denda yg gk sedikit. Yatuhan

    • Mudah2n semuanya berjalan dengan baik.. yang sabar ya, jalani sebaik mungkin hingga kontrak berakhir..
      Tetap semangat!

      • Skrng saya bekerjaa di my salon ,,jujur ga betah sistem nya parah ,masa ga bisa sholaaat klw lagi posisi stanby di komputer ,mereka memakai sistem cina ,,saya di kontrak 1 taun ,klw keluar belum 1 taun denda 2 jt ,apa kahh di depnaker ada ga. Pasal tentang klw kontrak kan di bayar di muka ,dan menurut saya ada di pasal mereka yg cacat ,,pertama kan saya mendapat ilmu stlysh di luaar ,ke 2 awal masuk ga ada uang kontrak ,,gimana bisa denda 2 jt ,,kan ga masuk akal ,,gimana solusi nyaa …
        Apa saya harus ketemu tomas lie ,empunyanya ,,apa staff yg mengada” surat kontraaakk ..mksh♡”̮ Mά̲̣̥ĸά̲̣̥s̤̥̈̊ι̥ȋ̝̊̅̄ђ “̮♡̬. Saran nyaaa

    • Š∂♏∂:*º°˚˚°ºkayak sayaa berarti ,saya stlysh my salon ,ga beta tpi ini bukan akhir ,ini awal yg indaaahhh ,,kita liaaatt sejauh mana permainan game. Tomas liee ..

  30. Terimakasih banyak atas informasinya.

  31. Saya mau coba berikan pandangan berbeda.
    Bagi saya, menyimpan ijazah di perusahaan selama ikatan kerja tidak masalah, karena :

    1. Kesepakatan antara sdm dg pihak perusahaan. Spt disebutkan di atas, UU Tenaker memang tidak mengatur ttg ‘menyimpan ijazah’, tp kalau sudah disepakati oleh kedua belah pihak, ya jalankan saja.

    2. Pengembalian ijazah sulit, pasti ada sebabnya, tp jangan hanya menilai dari sisi ‘kesalahan perusahaan’-nya saja.
    Bisa jadi penyebabnya adalah sdm itu sendiri yang bermasalah, spt tidak menguasai pekerjaan, sering melanggar aturan, meninggalkan pekerjaan yg sudah dipercayakan
    Kalau sdm nya ngawur seperti ini ya dengan sangat terpaksa ijazah ditahan, supaya apa? Supaya jadi contoh dan pelajaran bagi sdm yg lain. Supaya yang sudah bagus jangan terbawa menjadi jelek.

    3. Biasanya, orang yang takut menyimpan ijazah adalah orang yang takut berkomitmen. Mereka tidak yakin pada dirinya sendiri bahwa mereka akan bisa berkerja dg baik sampai ikatan dinas selesai.
    Jika ternyata di tengah2 jalan tidak kuat, mereka putus kontrak lalu menimpakan kesalahan ke perusahaan dan mengatakan : manajemen buruk, suasana kerja yg tidak nyaman, gaji yg kecil dll dll.
    Saran saya, kalau dari awal ragu, lebih baik jangan diambil sekalian.

    4. Kl sudah diambil kerjaan tsbt, suka-tidak suka, mau-tidak mau ya jalani perjanjian yg sudah disepakati dan bekerjalah dg baik agar bermanfaat bagi kedua belah pihak.
    Jangan semata2 karena ijazah2nya sulit keluar, jadi merasa dizolimi oleh perusahaan.
    Karena tanpa disadari, banyak juga perusahaan yang diperlakukan semena2 oleh sdm-nya sehingga perusahaan memerlukan proteksi agar karyawan yg spt itu bisa ttp bekerja pada jalan yg benar.

    Demikian, semoga bisa membuka wawasan para calon sdm.

    • tambahan, jangan meng-generalisir penilaian bahwa perusahaan yg simpan ijazah asli karyawan itu adalah perusahaan yg bermasalah. tidak semua perusahaan spt itu.
      mungkin kalian cuma kurang beruntung saja :)

    • 1. Anda benar : Memang ada kesepakatan keduabelah pihak, akan tapi bagi karyawan yang baru saja ditrima tidak mengetahui sistem manajemen yang dipakai di perusahaan tesebut. Pada awalnya kita mengira perusahaan tersebut baik2 saja, oleh sebab itu karyawan baru menerima perjanjian tersebut. Tentunya perusahaan mempunyai alasan tertentu mengapa mreka memakai sistem : Tahan Ijazah bukan?
      2. Anda benar : Jika kita mengikuti prosedur memang mudah mendapatkan kembali. Tetapi pada kasus saya, proses serah trima dipersulit. Anda tahu, jika harus menyelesaikan satu proyek memerlukan waktu 1-2th bahkan sampai 5 thn? Apakah saya harus menunggu proyek yang saya kerjakan selesai stelah itu proses serah trima saya disetujui? Belum lagi, ditengah perjalanan serah trima : saya disuruh untuk melaksanakan proyek tersebut, kapan selesainya? Intinya sih, seharusnya proses serah trima saya hanya 1 bulan tapi dibuat berbelit2 hingga 2 bulan, padahal saya memiliki peluang baru diperusahaan baru. Mau tidak mau saya harus meninggalkan perusahaan terdahulu termasuk Ijazah saya :(.
      3. Mungkin setelah “calon karyawan baru” mengetahui dampak positif/negatif dari sistem ini, mereka akan memikirkan kembali langkah apa yang terbaik : Menerima atau tidak untuk bekerja diperusahaan tersebut.
      4. Bagi yang sudah terlanjur mengikuti/menyepakati sistem ini jika tidak sayang dengan Ijazahnya, silahkan melakukan yang terbaik untuk perusahaan ditempat Anda bekerja. Tetapi jika ada peluang bagus dilain tempat, pikirkan dengan matang dan harus mau menanggung resikonya (yaitu kehilangan Ijazah Anda).
      Tapi bagi saya pribadi, jika saya mengambil keputusan tersebut mungkin saya tidak bekerja di Singapura saat ini:).. Semua sudah di atur, kita sudah berusaha dan berdoa. In shaa Allah semua ada jalan jika kita meminta petunjuk-Nya. Jangan takut mencoba : rezeki sudah diatur oleh-Nya..

    • saya setuju dengan anda dan sependapat.

  32. Assalau’alaikum
    Sharing dan minta saran…
    Saya bekerja di perusahaan “A” yg memberlakukan penahanan ijazah… saya sudah 6 th bekerja.. dan banyak cerita.. lihat pengalaman.. dan ternyata banyak yg resign tanpa ijazah dikembalikan…
    sebenarnya saya berstrategi untuk resign, dengan meminjam dp rumah. harapannya tdk diberi… supaya ada alasan resign.. ee ternyata saya dikasih pinjam…(jd bingung)
    trus selang bbrapa tahun ada perusahaan “B” yg menawarkan yg lebih … saya masih punya hutang ke perusahaan “A”..
    dan saya sudah memberikan janji ke perusahaan “B”, meminta waktu 2 bln untuk urus itu/ini…
    dan yg pasti saya tdk akan diijinkan resign oleh perusahaan “A”..
    Nah… saya minta pencerahan / masukan untuk mematangkan hati..
    mohon pencerahannya…
    saya ingin hidup lebih baik lagi… untuk masa depan anak dan istri..

    • wass. didi..
      mengapa perusahaan yang membantu karyawannya utk maju dan memiliki sesuatu malah dijadikan suatu beban. banyak para karyawan yg tdk mendapatkan pinjaman dari perusahaan karna perusahaan belum terlalu percaya kepada karyawan tersebut. dan untuk masalah pengunduran diri, tidak ad satupun perusahaan yg menahan karyawan tersebut utk resign. kl mreka sdikit keberatan itu karna kinerja anda yg bagus dn dpat membantu kemajuan perusahaan. tentunya anda harus bangga kan utk hal it. dan utk msalah perusahaan B yg mw anda tempati atw anda jadikan tempat pencari rezeki baru, belum tentu perusahaan tersebut mampu membuat anda bsa bekerja sampai bertahun2. dan dpt diberikan kepercayaan serta saingan yg berat. tpi memang hak setiap karyawan jika ingin mencoba perubahan baru. dan jg, tidakad perusahaan yg menahan karyawan jika ingin resign, namun dengan catatan.. karyawan tersebut harus menyelesaikan tanggung jawab sebelumnya (dan it sdh pasti kita semua sdh tau ya). terimakasih..

  33. terima kasih buat infonya

  34. terima kasih untuk infonya.meskipun sampai sekarang ijazah saya masih di tahan,saya masih bingung mau saya laporkan ke polisi atau tidak.karena minimnya pengetahuan saya.

  35. saya rasa judul dri cerita kamu berunsur meng-Judge perusahaan (maaf jika mgkin sya salah), karena tdk smua prusahaan sama dngan prusahaan yg kamu jalani sbelumnya. sya jd memiliki perusahaan dn memberlakukan peraturan ijazah asli harus ditahan. karna it sebagai buku hitam utk perusahaan saya. maksudnya begini, apabila karyawan memiliki piutang atau karyawan melakukan tindak pencurian atau perusakan dan lainya mereka tidak bisa sembarang kabur atau lari dari perusahaan. karna hanya fc. ktp dan surat kontrak tidak akan bisa mencari keberadaan mereka. perusahaan saya tidak pernah menahan ijazah karyawan jika mereka ingin resign. terkecuali mereka masih harus menyelesaikan beberapa kewajiban seperti hutang mereka atau pengembalian fasilitas dari perusahaan. dan hal ini bisa kalian buktikan dengan datang langsung kekantor saya atau saya bahkan akan memberikan fc. ktp serta no. telpon ex. karyawan kami.
    jadi saya berharapa kebijaksanaan para pembaca serta penulis untuk menelaah serta mencerna dan menyaring setiap onformasi. dn khusu bagi penulis saya berterimakasih karena telah membuka ruang rubrik ini. sehingga kita semua bisa berbagi informasi. terimakasih.

    • Terima kasih atas pendapat & masukannya..
      Mungkin memang tidak semua perusahaan yang menahan ijazah itu bermasalah, maksud dari tujuan penulisan ini memberikan suatu sikap kehati-hatian dalam memilih perusahaan yang memilih tuk menahan ijazah para calon karyawannya. Agar perlu dipikirkan baik & buruk nya, kelebihan & kekurangannya. daripada nantinya kita terjebak di perusahaan yang memang benar2 bermasalah.

      Dan untuk para calon karyawan baru, jangan lupa untuk men-scan Ijazah asli nya ya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: