2012

•January 1, 2012 • Leave a Comment

SELAMAT DATANG TAHUN “2012

..Semoga di tahun ini dan seterusnya segalanya menjadi lebih baik lagi..

 

Sebagai pengingat!!

•November 29, 2011 • Leave a Comment

1. Sadarilah bahwa jika Anda tidak hidup hanya dalam batasan hari ini saja, maka akan terpecahlah pikiran Anda, akan kacau semua urusan, dan akan semakin menggunung kesedihan dan kegundahan diri Anda. Inilah makna sabda Rasulullah: “Jika pagi tiba, janganlah menunggu sore; dan jika sore tiba, janganlah menunggu hingga waktu pagi.”
2. Lupakan masa lalu dan semua yang pernah terjadi, karena perhatian yang terpaku pada yang telah lewat dan selesai merupakan kebodohan dan kegilaan.
3. Jangan menyibukkan diri dengan masa depan, sebab ia masih berada di alam gaib. Jangan pikirkan hingga ia datang dengan sendirinya.
4. Jangan mudah terguncang oleh kritikan. Jadilah orang yang teguh pendirian, dan sadarilah bahwa kritikan itu akan mengangkat harga diri Anda setara dengan kritikan tersebut.
5. Beriman kepada Allah, dan beramal salih adalah kehidupan yang baik dan bahagia.
6. Barangsiapa menginginkan ketenangan, keteduhan, dan kesenangan, maka dia harus berdzikir kepada Allah SWT.
7. Hamba harus menyadari bahwa segala sesuatu berdasarkan ketentuan qadha’ dan qadar.
8. Jangan menunggu terima kasih dari orang lain.
9. Persiapkan diri Anda untuk menerima kemungkinan terburuk.
10. Kemungkinan yang terjadi itu ada baiknya untuk diri Anda.
11. Semua qadha’ bagi seorang muslim baik adanya.
12. Berpikirlah tentang nikmat, lalu bersyukurlah.
13. Anda dengan semua yang ada pada diri Anda sudah lebih banyak daripada yang dimiliki orang lain.
14. Yakinlah, dari waktu ke waktu selalu saja ada jalan keluar.
15. Yakinlah, dengan musibah hati akan tergerak untuk berdoa.
16. Musibah itu akan menajamkan nurani dan menguatkan hati.
17. Sesungguhnya setelah kesulitan itu akan ada kemudahan.
18. Jangan pernah hancur hanya karena perkara-perkara yang sepele.
19. Sesungguhnya Rabb itu Maha Luas ampunan-Nya.

*Kutipan dari sebuah sumber

…Ketika kemarahan memuncak..

•November 29, 2011 • 2 Comments

…Ketika kemarahan memuncak..
Tak sadar rayuan setan berbisik mesra tuk luapkan amarah,
mendidihkan hujatan dan panasnya kata-kata,
Teriakan serta lontarkan kalimat tak bermakna

Musuh-musuh pun saling berdatangan,
Memperbanyak penyakit yang muncul di jiwa,
Membuat adonan pikiran semakin berhimpitan,
Dan semakin mempersempit setiap perjalanan..

11.11.11

•November 20, 2011 • 4 Comments

Aku telah menemukanmu,
Bertemu denganmu wahai suamiku,

Setelah masing-masing dari kita melalui sebagaian hidup di dunia,
Dan saat itu kita tidak tahu kemana langkah ini harus berdampingan bersama,

Akhirnya kini kita telah menyatu,
Siap mengarungi sebenarnya hidup di alam semesta,

Tuk senantiasa bersisian dan membimbingku ke tempat mulia,
Dalam mewujudkan cita berdua dalam kemurnian dan kesucian cinta

Ya Rabb,
Karuniakan rasa kasih dan sayang diantara kami,
Jadikan cintaku dalam mencintainya dan cintanya dalam mencintaiku,
Satukan cinta kami dalam mencintaiMu
Dan diatas kecintaanMu wahai Tuhan Yang Maha Penyayang daripada yang menyayangi

Ya Rabb,
Hiasilahlah rumah kami dengan bunga-bunga nan Indah beserta kalimat-kalimatMu nan suci

Jadikanlah kami orang yang mendirikan sembahyang
Dan demikianlah juga zuriat keturunan kami.

Karuniakanlah kami keturunan yang baik yang Engkau jadikan ia
sebagai kebanggaanku di masa hidupku dan keberhasilan setelah kematianku.

Ya Rabb,
Perkenankanlah doa permohonanku.
Berilah ampun kepada kami
dan bagi kedua Ibu Bapak kami serta bagi orang-orang yang beriman,
pada masa berlakunya hitungan amal dan pembalasan.

Ya Rabb,
Damaikanlah setiap pertengkaran di antara kami,
pertautkan hati kami dan tunjukilah kami jalan yang lurus
Selamatkan kami dari kegelapan cahaya,
Jauhkanlah kami dari keburukan yang tampak maupun tersembunyi

Ya Rabb,
Limpahkanlah kesabaran kepada kami,
Teguhkanlah tapak pendirian kami serta menangkanlah kami terhadap kaum yang kafir
Dan janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang  dzalim.

Ya Rabb,
Ilhamkanlah kami supaya tetap bersyukur akan nikmatMu
yang Engkau kurniakan kepada kami
Dan kepada Ibu Bapak kami dan supaya kami tetap mengerjakan
amal soleh yang Engkau ridhoi
Dan masukkanlah kami dengan limpah rahmatMu dalam
kumpulan hamba-hambaMu yang soleh.

Engkaulah Maha Pengasih dan lagi Maha Penyanyang

Aamiin YRA..

Menciummu 2x

•October 18, 2011 • Leave a Comment

Alangkah sulitnya untuk mengungkapkan perasaanku sendiri
untuk meluapkan emosi, menggambarkan suasana hati

Aku teringat, akan sebuah pengakuanku kepadamu mengenai bulan November nanti
Ingin merasakan kehadiranmu didekatku
Membagi kebahagiaan dan rasa gembira dihatimu
Berdamping mesra meracuni dengan riang dijiwamu

Namun sebelum hal itu terjadi,
Aku teringat, Saat dirimu terbaring lemah, disaat itulah aku memberanikan diri
Meluapkan rasa, dengan menciummu 2 kali
Untuk terakhir kali..

…>Untuk Nenekku tercinta, “semoga engkau ditempatkan disisi-Nya dan bahagia di syurga”

PuisI tanpa KatA

•August 18, 2011 • 8 Comments


..IlovEyoU..

•August 18, 2011 • Leave a Comment


Kreatifitas “Kawan”

•August 18, 2011 • Leave a Comment

Salah satu kenang-kenangan yang terbaik selama aku bekerja,
Memberikan segudang bahkan lebih untuk membentuk runtutan ide,
karya imajinasi dan mimpi

Melemparkan sketsa di lembaran demi lembaran,
Coretan yang kadang tak menentu,
Demi menggali sebongkah mutiara “sebuah desain yang manusiawi”

Melangkah dengan rasa optimisme yang tinggi,
Bertemu dengan berbagai pemikiran dari kawan,
Tempat berbagi Ilmu, tawa serta canda bahkan amarah
Tapi segala sesuatu berakhir dengan cinta

..Teruslah berkarya Kawan, giat bekerja untuk
pencapaian proses kreatifitas yang berkelanjutan yang berwujud rencana,
proposal dan obyek nyata membagi ilmu yang memberikan kepastian dan
kenyataan dalam hidup ..

“RenungaN”

•June 21, 2011 • Leave a Comment

″Bagaimana aku bisa terlupa?
Tanah lapang, rumput berbayang..
Hijau kekuningan daun yang melayang,
Entah tertiup angin mendarat diantara celah batu yang berlubang.
Lalu ku hirup udara perlahan,
Mencium harum tanah tersiram hujan,
Menapak tengah di jalan,
Tuk melalui semua kehidupan..

I Think of You : Irfan Makki and Mesut Kurtis

•June 21, 2011 • 1 Comment

* Irfan Makki, born in Pakistan and migrating to Canada with his family as an infant, singer/songwriter Irfan Makki grew up within a community celebrating the diversity of cultures. Enchanted by dreams of utilizing his own voice in recitation and song, Irfan began to hone his own natural vocal talents. Throughout his teen years he immersed himself in the development of his unique musical style. The blessing of growing up against the multicultural city-scape of Toronto ensured that not only was he surrounded by a diverse Muslim community, but also encircled by a vibrant arts community.

Irfan recorded his first solo CD in 1997 “Reminisce”. In 1999 he was featured in the CD compilation “Light Upon Light”. His two songs “Light Upon Light”, and “When the Leaves Begin To Fall”, were met with high acclaim and were becoming the favourites of Nasheed listeners all over the world, especially in the U.K. and U.S. He released his second solo CD “Salam” in 2003. This was met with great anticipation and soon led Irfan to tour all over the UK and US.

*Vocal extraordinaire Mesut Kurtis is now being called one of the biggest stars of nasheed and Islamic Music. His unforgettable rendition of the Burdah and the music video for it have become modern‐day classics, and his new album “Beloved” has been a groundbreaking phenomenon in this genre of music across the Muslim world.

Mesut Kurtis was born in 1981 in Skopje, Macedonia to a family of Turkish origin. He found in himself a deep‐seated connection with music at a very early age. From there he went on to perform with groups in the local social clubs, mosques, and conferences. He went onto study at an College of Skojpe and then traveled to the UK to study for a degree in Human Sciences at the University of Lampeter.

Mesut’s first album “Salawat” was very warmly received by listeners around the world. His uniquely strong voice and soulful songs gave Mesut a large and loyal fan‐base which multiplied manifold after the release of his well‐known and much‐loved music video Al‐Burdah which was filmed on location in the islands off the coast of Turkey.

Mesut would describe his music as having a mix influences of Eastern and Western styles. He sings mainly about putting love into people’s hearts towards Allah and his beloved Prophet Muhammad, peace be upon him. He likes to send out a positive and hope‐filled message despite all the bad things that are happening in the world today. Mesut wants to share with his listeners a message of peace, harmony and love and to always look at the bright side of things.

Mesut has performed to sell out crowds in some of the most prestigious concert halls the UK, Australia, Germany, Switzerland, France, Belgium, Macedonia, Turkey, Saudi Arabia, Bahrain and Kuwait to mention just a few. His ringtones feature in the top selling ring tones in the GCC. Mesut recently launched his new album at the Virgin Megastore in Jeddah and was a guest artist / performer in the world’s biggest operetta on the Prophet’s life.

It is possible that there are singers alive today with more passion, conviction and beauty than Mesut Kurtis singing nasheeds today, but it’s doubtful. Ever since the release of his debut album “Salawat” and his second album “Beloved” the glory‐giving soprano has built for himself a very wide fan‐base, being a favorite of listeners of all ages.

 

MerindukaN AlaM

•June 13, 2011 • Leave a Comment

..Berselimutkan malam,
Dingin yang menyerta dengan angin yang memberikan salam,
Keteduhan dan tiada umpatan,
Menikmati redupnya langit dan bulan karena merindukan,
Disertai pelukan alam yang terdalam..

Aku Tak Memerlukan itu Semua Darimu!

•May 31, 2011 • Leave a Comment

Aku Tak Memerlukan itu Semua Darimu!

Untaian puisi panjang mengenai cinta darimu,
Barisan rayuan gombal yang terlontar dari kata-katamu,
Sebatang coklat dengan balutan rapi pita  merah muda dan ungu,
Seikat bunga mawar merah yang merona disertai dendang merdu sebuah lagu,
Ataupun sebatang Lilin yang perlahan terbakar dimalam yang syahdu..

Syukurlah, engkau bukan tipe laki-laki romantis yang ada di bumi ini.

Karena, dipaksapun engkau tak akan mengerti arti dari puisi..
Dan engkau pun tak ingin melakukan itu secara pribadi..

Karena, akupun tidak suka dengan hal ini..

Thank YoU : For the Love

..Although you never said the word “love” to me,
But I see from the look and your attitude,
I can read the word of  “love” in each of your steps for me ..

I  “Love you” just the way you are..

..Berbagi CeRita : Denganku..

•May 20, 2011 • 1 Comment

Ada sepenggal cerita yang ingin aku sampaikan, yang menurutku agak sedikit aneh. Kejadiannya sudah lama sekali, saat itu aku masih duduk di bangku kuliah dan sedang menjalani Tugas Akhir. Kurang lebih ceritanya seperti ini :

Tengah hari yang terik, aku dengan kedua temanku Anin dan Vebi. Kami bertiga asyik berkutat dengan contoh dari Skripsi TA yang berjajar rapi di rak perpustakaan kampus.

Posisiku saat membaca yaitu jongkok dan bersandar pada dinding, entah kenapa aku merasa seperti ada hal yang ganjil, tiba-tiba ada yang keluar dari tubuhku. Seperti bayangan yang hanya seperkian detik aku menyadarinya.

Dan di saat itu juga, salah temanku Vebi langsung nyelutuk : “Ina, wajah kamu lugu banget. Seperti wajah anak kecil..”

Dengan bercanda, aku menimpalinya : “Masa sih, seperti ini..”, sambil membuat ekspresi keheranan seperti yang tadi aku rasakan. Kemudian Vebi pun berkata :”Bukan!! Tidak seperti itu. Tadi wajah kamu benar-benar seperti anak kecil yang lugu..”. Dan aku berusaha mengulangi ekspresi tersebut namun gagal.  Aku pun  tersenyum dan sambil terdiam, masih memikirkan kejadian tersebut. Entahlah, aku tidak tahu itu..

Adakah kalian yang mengalami kejadian yang aneh ?

“Selamat Jalan Emak”

•May 6, 2011 • Leave a Comment

Memandangmu lebih dekat,
Melihat dekapan usia yang semakin lanjut,
ketika kaki tak dapat lagi menapak di darat,
Karena lemahnya susunan tulang di tubuhmu,
Hanya terbaring lemah, pasrahkan hidup kepada yang menguasai hidup.

Mengkeriput sejuta bahasa tak dapat diungkapan,
Tatapan mata yang semakin mengkecil meredupkan sebagian kecil harapan,
Akupun tahu akan banyak kata yang ingin diapresiasikan,
Namun ku yakin, hanya doa-doa dalam hati yang dipanjatkan.

Ketika aku mencium tangan kurusmu karena sakit,
Dengan tipisnya lapisan yang menutupi tulang-tulang dengan kulit,
Dan ketika aku mencium keningmu di dunia,
Engkau memilih  kembali tidur melanjutkan mimpi dan kini yang tak akan pernah bangun lagi tuk melihat semesta, Ciuman itu sebagai tanda terakhir kusentuh didalam nyata.

Innalillahi wa innailaihi rojiuun,
Selamat jalan Emak,
Selamat jalan Nenek.. Beristirahatlah dengan tenang di sana

“Alloohummaghfir li “Hj. Rumnasih binti H. Mahpud” warfa’ darajatahuu fil mahdiyyiin wakhlufhu fii aqibihii fil ghaabiriin waghfir lanaa walahuu yaa rabbal aalamiin wafsah lahuu fii qabrihi wa nawwir lahuu fiihi”

(Artinya : Ya Rabb, ampunilah “Hj. Rumnasih binti H. Mahpud ” angkatlah derajatnya dalam kelompok orang-orang yang mendapat petunjuk, berilah penggantinya sesudah kepergiannya menyusul orang-orang yang tlah berlalu, ampunilah kami dan dia. Wahai Tuhan alam semesta berikanlah dia kelapangan di dalam kuburnya dan terangilah dia di dalam kuburnya :Hr Muslim, 456)

“Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘aafihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahu wa wassi’ mudkhalahu waghsilhu bilmaa`i wats tsalji wal baradi wa naqqihi minal khathaayaa kamaa… Naqqaitats tsaubal abyadla minad danasi wa abdilhu daaran khairan min daarihi wa ahlan khairan min ahlihi  wa zaujan khairan min zaujihi wa adkhilhul jannata wa a’idzhu min ‘adzaabil qabri au min ‘adzaabin naar”

(Artinya : Ya Allah, ampunilah dosa-dosanya, kasihanilah ia, lindungilah ia dan maafkanlah ia, muliakanlah tempat kembalinya, lapangkan kuburnya, bersihkanlah ia dengan air, salju dan air yang sejuk. Bersihkanlah ia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau telah membersihkan pakaian putih dari kotoran, dan gantilah rumahnya -di dunia- dengan rumah yang lebih baik -di akhirat- serta gantilah keluarganya -di dunia- dengan keluarga yang lebih baik, dan pasangan di dunia dengan yang lebih baik. Masukkanlah ia ke dalam surga-Mu dan lindungilah ia dari siksa kubur atau siksa api neraka.)

Dan untuk Aki (Kakek) tercinta “H. Sutardjo Bin H. Sulaeman”

Aamiin Ya Rabbalallamiin..

Tasikmalaya,
5 May 2011, 20:40 WIB

‘”Doakan semoga aku berhasil ya..”

•April 15, 2011 • Leave a Comment

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.